Ikuti PTMJS di Telegram PTMJS – Menjelang libur hari raya Idul Fitri, banyak yang mencari tahu cara naik bus tingkat wisata Semarang. Antusias warga untuk mengetahui cara naik bus tingkat wisata Semarang cukup tinggi bahkan para wisatawan dari mancanegara. Dengan mengetahui cara naik bus tingkat wisata Semarang, Anda bisa berkeliling kota dengan gratis. Tren terbaru di kota Semarang saat ini adalah menaiki bus tingkat atau double decker berwarna merah. Bus wisata bertingkat dan memiliki nama Si Denok, Si Kenang, dan Si kuncung kini tengah menjadi favorit wisatawan. Disediakan oleh pemerintah kota Semarang untuk memberi kenyamanan dan menarik banyak wisatawan berkunjung. Untuk bisa merasakan sensaasi berkeliling kota Semarang dengan bus tingkat berwarna merah ini, Anda harus mengetahui caranya. Cara Naik Bus Tingkat Wisata Semarang Naik bus wisata untuk bisa berkeliling kini tengah menjadi tren diberbagai kota di Indonesia, salah satunya Semarang. Bus wisata yang disediakan secara gratis untuk memperkenalkan semua sudut kota dan daya tariknya pada wisatawan yang datang. Dengan adanya bus wisata gratis ini diharapkan dapat menyerap sebanyak mungkin wisatawan untuk datang berkunjung serta berwisata. Begitu pula dengan bus wisata tingkat yang tersedia di kota Semarang, bahkan Anda bisa menaikinya beserta rombongan atau keluarga besar. Berikut ini cara untuk bisa merasakan keseruan naik bus tingkat wisata Semarang. 1. Bila Anda hendak naik bus wisata secara perorangan, bisa langsung datang ke loket yang berada di Museum Ranggawarsita. Museum ini berlokasi di Jalan Abdulrachman Saleh Kalibanteng Kidul, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. 2. Tunjukkan kartu identitas seperti KTP kepada petugas loket dengan maksimal satu kartu mendapat dua tiket. 3. Sedangkan bila Anda hendak menaiki bus tingkat wisata bersama rombongan, maka akan berbeda caranya. 4. Anda terlebih dahulu harus membuat surat permohonan bagi penumpang rombongan. 5. Buat surat permohonan City mengenai Tour Kota Semarang yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang.
CaraBaru Berkeliling Kota Lama Semarang, Naik Bus Wisata Semarjawi! Cara Baru Berkeliling Kota Lama Semarang, Naik Bus Wisata Semarjawi! Alfri. Rabu, Juli 29, 2015 09.07. Ditengok Travelingyik dari situs resminya, bus dua tingkat ini memiliki desain menyerupai tram di Eropa.
Semarang - Bus wisata tingkat berkapasitas 70 orang akhirnya dioperasikan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Wisatawan bisa berkeliling ke sejumlah tempat wisata dengan bus tersebut dilakukan di halaman Balai Kota Semarang sekaligus memperingati Hari Perhubungan. Bus dengan tagline "Yuk Muter-muter Semarang" cukup menarik perhatian karena ukurannya yang besar dan berwarna tersebut memiliki kapasitas 12 penumpang di lantai dasar dan di lantai atas bisa menampung 58 penumpang. Kursinya cukup nyaman di gunakan, bahkan ada fasilitas untuk difabel. Ada dua kursi di kanan dan bis wisata tingkat di Balai Kota Semarang Foto Angling Adhitya Purbaya/detikcom Ada 3 trip untuk hari Senin-Kamis dan 4 trip untuk akhir pekan. Bus akan mulai mengangkut penumpang di Museum Mandala Bakti kawasan Tugu Muda Semarang."Biayanya gratis. Setiap hari Senin-Kamis 3 trip pagi, siang, sore. Hari libur 4 trip pagi, siang, agak sore, sore," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Senin 2/10/2017.Hendrar atau yang akrab disapa Hendi itu mengatakan anggaran yang dikeluarkan untuk membeli satu unit bus tersebut adalah Rp 3,5 miliar. Namun Hendi yakin dengan bus tersebut bisa memajukan pariwisata Kota Semarang."Tahun depan anggarkan lagi supaya makin banyak, rute yang terjangkau juga makin banyak," saat ini rute yang dilalui dimulai dari Musemum Mandala Bakti-Jalan Imam Bonjol-Stasiun Poncol-Stasiun Tawang-Taman Srigunting-berhenti 15 menit-Jalan Pemuda-Lawang Sewu-Jalan Pandanaran-Simpang Lima-Jalan Pandanaran-Kampung Pelangi-berhenti 15 menit-Sam Po Kong-Bundaran Kalibanteng-Jalan Jenderal Sudirman-Tugu Muda-Museum Mandala hanya keliling ke tempat-tempat wisata dan melihatnya, di dalam bus juga disediakan pemandu wisata yang akan menjelaskan destinasi-destinasi yang menghimbau agar masyarakat ikut bersama merawat bus tingkat tersebut dan tidak berbuat iseng seperti mencoret-coret bus."Mudah-mudahan awet. Masyarakat juga pelihara, jangan naik terus corat-coret," pungkasnya. alg/bgs
.